Mode Gelap
Image
Minggu, 19 April 2026
Logo
Diduga Bertengkar Dengan Istri, Pria Warga Bangkalan Nekat Ceburkan Diri Ke Laut Suramadu
ilustrasi

Diduga Bertengkar Dengan Istri, Pria Warga Bangkalan Nekat Ceburkan Diri Ke Laut Suramadu

SURABAYA (BM) – Diduga akibat bertengkar dengan sang istri, seorang pria nekat menceburkan diri dari bentang tengah Suramadu, Rabu (21/6/2023) petang. Hingga malam petugas gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun pada sekitar pukul 20.00 WIB petugas menghentikan pencarian dan dilanjutan kembali pada Kamis (22/6/2023) karena cuaca tidak mendukung, serta pandangan terbatas karena gelap.

Dari informasi dan kronologis, pria tersebut mengendarai motor berboncengan dengan istrinya dari arah Bangkalan menuju Surabaya. Sekitar pukul 16.20 WIB, motor itu tiba-tiba berhenti di bentang tengah Suramadu. Pria tersebut tiba-tiba langsung melompat ke laut.

Namun hingga pukul 18.07 WIB, tubuh korban belum ditemukan. Belum diketahui pasti penyebab dan identitas pria yang diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri tersebut. Sedangkan Iptu Guntur Panit Polairud Polda Jatim menyampaikan, pencairan di kaki Jembatan Suramadu dihentikan sekitar pukul 20.00 WIB. Sebab cuaca tidak mendukung, serta pandangan terbatas karena gelap.

“Kegiatan (pencairan) dilanjutkan besok pagi,” terangnya.

Adapun dari informasi Laksita Rini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menyebut, pria tersebut menceburkan diri dari bentang tengah Jembatan Suramadu sekitar pukul 16.30 WIB.

Pria yang melakukan bunuh diri berinisial T warga Bangkalan yang sedang membonceng sang istri M (28 tahun), tiba-tiba berhenti dalam perjalanan dari arah Surabaya menuju Madura.

“Katanya tadi cekcok. Yang lompat suaminya. Berpamitan kepada istri korban untuk selalu menjaga anak-anaknya. Lalu, korban memanjat pagar pembatas Jembatan Suramadu. Sempat ditahan istrinya tapi gagal dan korban menceburkan diri ke laut,” ungkapnya.

Sampai berita ini ditulis, korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. “Yang perempuan (istrinya) dibawa ke Polsek Berneh,” tandasnya.

Muhammad Hariyadi Kepala Kantor SAR Surabaya menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan satu tim untuk pencarian.

“Pada Rabu sore pukul 16.40 WIB, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim operasi dengan menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mencari satu pesepeda motor yang diduga lompat dari Jembatan Suramadu,” pungkasnya.

Komentar / Jawab Dari