DMI Gelar Muhibah Umat Mujahadah bersama Polres Situbondo,Dalam Pererat Silaturahmi Untuk Tangkal Radikalisme
- Posting Oleh Djoko
- Sabtu, 02 Agustus 2025 19:08
DMI Gelar Muhibah Umat Mujahadah bersama Polres Situbondo,Dalam Pererat Silaturahmi Untuk Tangkal Radikalisme.
Situbondo.Berita Metro.id Polres Situbondo Polda Jatim mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Muhibah Umat Mujahadah, program dakwah dan silaturahmi yang digagas oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergis antara ulama dan kepolisian untuk menyapa umat, memperkuat ukhuwah, dan menyebarkan pemahaman agama Islam yang moderat demi menangkal berkembangnya paham radikalisme di tengah masyarakat.
Muhibah Umat Mujahadah berlangsung mulai Jumat, 1 Agustus dan akan berlangsung selama 3 hari sampai Minggu 3 Agustus 2025, di kawasan hutan lindung desa Paowan Kecamatan Panarukan. Kegiatan ini diikuti tak hanya oleh pengurus masjid dan santri, tetapi juga masyarakat umum yang antusias mengikuti tausiyah dan penyuluhan Kamtibmas yang disampaikan aparat kepolisian.
Hadir dalam acara tersebut Ketua PD DMI Kabupaten Situbondo KH. Zaini Ridwan, S.Ag, Ketua Panitia Ustadz Aburawi, Kasat Binmas Polres Situbondo AKP Djembadi, serta direncanakan akan dihadiri KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo.
Kegiatan ini juga diikuti sejumlah tokoh agama dan perwakilan takmir masjid dari berbagai kecamatan. Para santri dari kalangan SATRIA (Santri Patriot Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo) juga ikut meramaikan kegiatan ini.
Kasat Binmas AKP Djembadi mengatakan kehadiran Polres Situbondo di tengah masyarakat dalam kegiatan dakwah keagamaan ini bukan tanpa alasan. Dalam kesempatan tersebut, Aipda David dari Satbinmas Polres Situbondo turut menyampaikan materi penyuluhan Kamtibmas. Ia mengajak jamaah masjid dan para tokoh agama untuk bersama-sama menjaga ketertiban sosial serta waspada terhadap narasi-narasi yang mengarah pada radikalisme dan intoleransi.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pengurus masjid, menjadi mitra strategis kami dalam menjaga kedamaian. Jangan beri ruang bagi ajaran yang bertentangan dengan Pancasila dan Islam rahmatan lil alamin,” ungkap AKP Djembadi.
Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan Muhibah Ummat merupakan bentuk nyata kolaborasi antara institusi keagamaan dan kepolisian dalam menciptakan suasana religius yang aman dan damai. Ia menyebut bahwa pendekatan persuasif dan edukatif seperti ini lebih efektif dalam menangkal paham radikal dibandingkan dengan pendekatan represif.
“Dengan silaturahmi dan dakwah yang menyentuh dan humanis kepada uumat, kita dapat meredam potensi konflik dan mencegah paham-paham yang menyimpang masuk ke tengah masyarakat. Kami di Polres Situbondo berkomitmen menjaga harmoni melalui pendekatan kolaboratif seperti Muhibah Ummat ini,” tutup AKBP Rezi.( Sun ).
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16378)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
