Mode Gelap
Image
Kamis, 28 Mei 2026
Logo

Konferda-Konfercab PDIP Jatim 2025, Said Abdullah Terpilih Menjadi Ketua DPD PDIP Jatim

Konferda-Konfercab PDIP Jatim 2025, Said Abdullah Terpilih Menjadi Ketua DPD PDIP Jatim
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur periode 2025–2030.

SURABAYA (BM) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur gelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) yang mana Politisi senior PDIP, Said Abdullah kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur periode 2025–2030. 

Said menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya insan media dan mengungkapkan bahwa susunan kepengurusan periode kali ini merupakan kombinasi antara wajah lama dan baru, hal itu menurutnya sebagai bagian dari regenerasi partai.

Selain itu dirinya menegaskan bahwa ke depan jajaran pengurus akan bekerja dengan upaya terbaik (best effort) agar seluruh visi dan program yang telah disampaikan tidak sekadar menjadi slogan, melainkan benar-benar dirasakan masyarakat, "perlu kerja keras agar apa yang saya sampaikan dalam sambutan sebagai Ketua DPD terpilih bisa menjadi kenyataan,” ujar Said di Surabaya, Sabtu (20/12/2025).

Masuknya tokoh ulama dalam kepengurusan DPD Jatim periode ini menjadi sorotan tersendiri bagi Said yang menyebut sebagai hal istimewa. Dirinya menjelaskan bahwa PDI Perjuangan Jawa Timur selama ini memiliki hubungan yang harmonis baik dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah,"kami terbiasa berelasi baik dengan para kiai dan ormas keagamaan. Ini bentuk keterbukaan dan penguatan kebangsaan,” ujarnya.

Tambahan 5 juta suara pada kontestasi politik mendatang merupakan target yang menjadi agendanya. Hal tersebut memang berat, namun optimistis dapat dicapai jika seluruh kader bekerja secara kolektif dan solid, “tanggung jawab tentu berat, tetapi kalau dipikul bersama, insya Allah bisa dicapai,” tegasnya.

Untuk itu Said menekankan bahwa PDI Perjuangan akan terus memperkuat program-program kerakyatan, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Dia menilai, pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi kunci menyongsong Indonesia Emas 2045.

DPD PDI Perjuangan Jatim juga berencana menginisiasi pembentukan dana abadi pendidikan dan kewirausahaan. Dana ini ditargetkan mampu melahirkan 50 ribu startup hingga tahun 2030, sebagai motor penggerak ekonomi dan inovasi anak muda.

Perubahan yang terjadi merupakan bagian dari regenerasi dan bentuk apresiasi kepada kader di tingkat DPC yang dinilai layak naik ke struktur DPD.

“Ini bukan soal membuang atau menaikkan orang. Konferda adalah bagian dari regenerasi dan peningkatan kualitas organisasi. Semua tetap keluarga besar PDI Perjuangan,” pungkasnya. (sef)

Komentar / Jawab Dari