Mode Gelap
Image
Minggu, 19 April 2026
Logo
Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia di Kota Batu, Begini Penjelasan Ketua KORMI Batu  
Ketua Kormi Kota Batu Andhang Budhy Harsa

Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia di Kota Batu, Begini Penjelasan Ketua KORMI Batu  

 

BATU (BM) - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Batu menggeliatkan olahraga rekreasi merupakan langkah dukung sport tourism.Itu setelah melihat potensi daerah olahraga rekreasi diyakini akan menjadi daya tarik pelengkap dalam mendukung sektor pariwisata di Kota Batu.Hal ini disampaikan Ketua Kormi Kota Batu, Andhang Budhy Harsa,Senin (16/12/2024).

"Olahraga rekreasi memiliki sifat inklusif, melibatkan semua kalangan usia mulai dari anak-anak hingga lansia. Berbeda dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang berfokus pada cabang olahraga kompetitif, Kormi mengembangkan olahraga masyarakat seperti push bike untuk anak-anak, kempo, panahan tradisional, break dance ,senam hip heart YJI, dan layang aduan, semakin diminati anak - anak ,remaja dan anak muda.Termasuk olahraga airsoft gun, senam jantung sehat, senam tera, aerobik, dan lainnya,"ujar Andhang, Senin (16/12/2024).

Ini ujar dia,pihaknya fokus pada festival olahraga, bukan kejuaraan.Tahun ini, pihaknya berkomitmen mempopulerkan cabang olahraga masyarakat dengan konsep rekreasi, sekaligus meningkatkan prestasi para pegiat olahraga di tingkat provinsi.

"Alhamdulilah meski baru berdiri pada tahun 2022, Kormi Kota Batu sudah menunjukkan peningkatan prestasi yang signifikan. Pada tahun 2023, Kota Batu berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu dalam ajang olahraga masyarakat di Jawa Timur. Prestasi ini membawa Kormi Kota Batu naik peringkat dari posisi 24 ke posisi 6 dari 34 kabupaten/kota," ujarnya.

Lantas ujar dia, tahun 2024, Kormi Kota Batu menargetkan raihan 4 emas, 4 perak, dan 4 perunggu."Ini target realistis mengingat beberapa cabang olahraga unggulan seperti panahan tradisional, Break dance, dan senam aerobik semakin diminati masyarakat," ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, ungkap dia, Kormi Kota Batu telah mengalokasikan bonus sebesar Rp 16 juta bagi para pegiat olahraga berprestasi di tahun 2024 yang didapatkan dari Pemkot Batu."Bonus tersebut diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus mengharumkan nama Kota Batu di ajang olahraga rekreasi,"katanya.

Sementara itu, Dewan Pakar Kormi Kota Batu, Suryo Widodo, berharap ke depan pihaknya bisa menggelar festival olahraga daerah di Kota Batu. Meski demikian, Suryo mengakui bahwa sejumlah tantangan masih harus dihadapi, terutama dalam hal sarana dan prasarana olahraga.

"Kami masih mempelajari keterbatasan sarana dan cabang olahraga yang ada,mengingat Kormi Kota Batu masih relatif muda. Namun, ke depannya, kami berencana membangun venue dengan bekerja sama dengan desa-desa, sehingga fasilitas olahraga ini juga bisa mendukung sport tourism dan memberdayakan masyarakat sekitar," kata Direktur Jatim Park 3 ini.

Ini kata dia,pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas olahraga, dan pelaku wisata untuk mewujudkan visi menjadikan Kota Batu sebagai pusat olahraga rekreasi di Jawa Timur.

"Kormi juga terus aktif menggelar festival olahraga rekreasi untuk memperkenalkan olahraga masyarakat kepada khalayak luas mengembangkan sport tourism. Para pengurus Kormi Kota Batu optimistis mampu menjadikan olahraga rekreasi sebagai identitas baru Kota Batu, sekaligus memacu prestasi di tingkat regional maupun nasional," pungkasnya.(Gus)

Komentar / Jawab Dari