Mode Gelap
Image
Minggu, 19 April 2026
Logo
Porprov IX Jatim, 71 Atlet Binaraga Siap Adu Otot
Penampilan sejumlah peserta cabor binaraga Porprov IX Jatim 2025 di UM Kota Malang. (BM/IST)

Porprov IX Jatim, 71 Atlet Binaraga Siap Adu Otot

KOTA MALANG (BM) - 71 atlet binaraga dari 17 Kabupaten/Kota berlaga di Porprov IX Jatim 2025. Cabor yang dipertandingkan di Gedung Serba Guna Sasana Krida, kompleks Universitas Negeri Malang (UNM) Kota Malang ini memperebutkan 8 medali emas.

Ketua Pengprov Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Jawa Timur (Jatim), Raja Siahaan menjelaskan cabor binaraga Porprov Jatim tahun ini diikuti 71 binaraga putra dan putri. Mereka berasal dari 17 kab/kota dari 20 daerah yang sudah membentuk pengkab/kota.

"Ada tiga daerah yang tidak ikut serta, karena tidak memiliki atlet binaraga usia muda. Kita bisa memahami, karena membina atlet binaraga tidak mudah," ujarnya kepada wartawan sebelum pembukaan pertandingan binaraga Porprov IX Jatim 2025.

Pihaknya memberikan peringatan keras (warning) terhadap kab/kota yang tidak mengikuti Porprov dua kali berturut-turut. Mereka bakal dikenai sanksi administratif berupa pembekuan.

"Kita bekukan kalau tidak mengikuti dua kali Porprov. Harus ada sanksi. Sebaliknya, pengcab yang aktif akan kita berikan reward. Biar adil dong," tegasnya.

Raja juga bersyukur seluruh atlet yang berlaga tidak bermasalah. Keabsahan mereka sudah dilakukan pemeriksaan ketat oleh bidang keabsahan atlet.

"Membina atlet binaraga itu tidak mudah. Butuh proses. Jadi, semua pengcab pasti tahu atlet yang dimiliki masing-masing daerah," paparnya.

Soal peta kekuatan, Raja menyebut kab Malang masih dominan di binaraga. Prestasi itu sudah ditunjukkan dari gelaran Porprov tahun-tahun sebelumnya. Pada Porprov XVIII di Sidoarjo 2023, kab Malang tampil sebagai juara umum dengan meraih 3 emas dan 2 perak.

Raihan medali Kab Malang itu lebih banyak dibanding Porprov VII Jatim yang hanya mendapat 1 emas dan 2 perak. "Yang pasti untuk porprov tahun ini tidak ada atlet puslatda. Kita bebaskan daerah mengirimkan atlet mudanya, sehingga persaingan jadi ketat," katanya. (*/bm/har)

Komentar / Jawab Dari