Mode Gelap
Image
Selasa, 02 Juni 2026
Logo
Rapat Mustasyar PBNU  berhasil islahkan konflik internal di tubuh PBNU.
Sejumlah tokoh penting NU hadir dalam forum tersebut, di antaranya Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Mustasyar PBNU seperti KH Ma’ruf Amin, KH Anwar Manshur, KH Abdullah Ubab Maimoen, KH Nurul Huda Djazuli,

Rapat Mustasyar PBNU berhasil islahkan konflik internal di tubuh PBNU.

Bondowoso, Berita Metro.id, Rapat Mustasyar PBNU di Pondok Pesantren Lirboyo, yang bertempat di Kediri, Jawa Timur, berhasil islahkan konflik internal di tubuh PBNU.Kamis 25/12/25

Forum secara mufakat menyepakati bahwa Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama harus diselenggarakan secepat-cepatnya sebagai jalan penyelesaian terbaik.

Rapat tersebut dihadiri langsung Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, serta para Mustasyar dan sesepuh NU.

Menurut juru bicara Ponpes Lirboyo, KH Abdul Muid Shohib, keputusan tersebut diambil setelah forum mencermati eskalasi konflik internal PBNU yang kian tajam dan belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

“Para ulama memandang Muktamar sebagai forum tertinggi jam’iyyah yang paling sah dan bermartabat untuk mengakhiri konflik serta menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama,” ujar KH.Abdul Muid Shohib

Rapat Syuriyah PBNU ini diinisiasi sebagai bentuk tanggung jawab, dan moral para ulama atas dinamika organisasi yang berkembang pasca munculnya polemik pemberhentian Ketua Umum PBNU oleh forum yang disebut sebagai Rapat Syuriyah PBNU, yang kemudian ditolak oleh Ketua Umum PBNU.

Sejumlah tokoh penting NU hadir dalam forum tersebut, di antaranya Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Mustasyar PBNU seperti KH Ma’ruf Amin, KH Anwar Manshur, KH Abdullah Ubab Maimoen, KH Nurul Huda Djazuli, dan KH Machasin.

Selain itu, rapat juga diikuti jajaran Syuriyah PBNU dan pengurus lainnya, termasuk para kiai pesantren yang selama ini aktif memberikan masukan terkait penyelesaian konflik PBNU.

Pada kesempantan lain ditempat ketua PC Ikatakan Keluarga Pondok Pesantren Tebuireng ( IKAPETE ) Bondowoso Ustad. ZainulIah, S.Ag. menyampaikan,"ibarat cuaca, masa kritis konflik di internal elit pengurus sudah mulai mencair, badai telah berlalu dan cuaca kembali cerah, selaku warga nahdliyin, merasa bahagia inisisi kyai sepuh berhasil mempertemukan kedua belah pihak dengan hasil yang sesuai harapan jam'iyah di bawah. harapanya para elit NU kedepan, semua tingkatan semoga selalu ber khidmat kepada kepentingan Umat / jam'iyah kembali diprioritaskan, sebagai wadah para Ulama' yang menjadi pilar peradaban Bangsa dan Dunia." Ujar Ustad Zainullah,( Sun ).

 

 

 

 

 

 

Komentar / Jawab Dari