Tidak Abal - Abal! Perjuangan Paslon NH, SK Pengelolaan Hutan Sudah Diserahkan pada 100 Petani
- Posting Oleh agus
- Jumat, 15 November 2024 19:11
BATU(BM)-Bukan Abal - abal komitmen Pasangan Calon (Paslon) Nurochman dan Heli Suyanto (NH), dalam memperjuangkan para petani.Teranyar mereka menyerahkan hak pengelolaan lahan hutan sebanyak 100 SK pada masyarakat. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) kepada 100 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji ini, merupakan warga petani hutan dari Dusun Junggu, Dusun Wonorejo, dan Duusun Ngondang, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Sekadar diketahui,dengan adanya SK ini, para petani tengah mendapat hak resmi dan kepastian hukum untuk mengelola lahan hutan,dan ini merupakan harapan besar warga setempat dengan membawa perubahan signifikan dalam penghidupan mereka.Menurut Heli Suyanto,dalam perjuangan yang dirintis sejak 2023 tengah membuahkan hasil menggembirakan masyarakat sekitar.
"SK KHDPK tersebut bukan hanya dokumen formal, tetapi merupakan bentuk kepastian hukum yang sangat penting bagi para petani hutan," ujar Heli, Kamis (14/11/2024).Lantas ujar dia,penyerahan SK KHDPK ini merupakan hasil kerja keras bersama KTH dan merupakan langkah penting dalam memperjuangkan kepastian hukum bagi para petani hutan. "SK Perhutanan Sosial ini memberi kepastian hukum bagi masyarakat untuk mengelola lahan hutan hingga 35 tahun dan dapat diwariskan kepada anak-anak mereka,"paparnya.
Ini papar Ketua DPC Gerindra Kota Batu diharap program tersebut akan berkelanjutan jika dirinya dan Nurochman terpilih dalam Pilkada Kota Batu."Kami komitmen untuk mendukung program-program yang berfokus pada kesejahteraan petani, termasuk penerapan pola tanam yang efisien dan peningkatan hasil produk pertanian.
Dengan adanya SK tentu petani dapat mengelola lahan hutan dengan rasa tenang dan tidak was-was akan permasalahan hukum. Pemerintah harus hadir mendukung mereka," tegasnya. Diketahui,Paslon yang diusung oleh Partai PKB, Gerindra, dan PSI ini menyoroti fakta bahwa masih banyak petani di wilayah tersebut yang belum memiliki SK Perhutanan Sosial KHDPK.
"Itu menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi agar tidak ada petani yang terjebak masalah hukum akibat ketiadaan izin resmi dalam mengelola lahan hutan," katanya.Ini kata dia, pihaknya ingin memastikan semua petani memiliki hak kelola yang sah.SK ini disebutkan merupakan bentuk legalitas yang melindungi mereka dari kemungkinan tuntutan hukum, sekaligus menjadi fondasi untuk meningkatkan taraf hidup mereka serta pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan petani.
"Program Perhutanan Sosial ini, berpotensi mempercepat pemerataan ekonomi, mengurangi tingkat pengangguran, dan menurunkan angka kemiskinan di wilayah tersebut.Kami yakin dengan dukungan pemerintah, program ini akan menjadi salah satu solusi bagi persoalan ekonomi masyarakat kecil," tandasnya.
Ini tandas dia,total lahan yang sudah mendapatkan SK seluas 650 hektare, dengan komitmen paslon NH untuk terus melanjutkan dan memperluas program ini demi kesejahteraan masyarakat kecil, terutama kelompok petani hutan di Kota.Olehkarena itu,Nurochman mengharapkan program dapat terus berkembang agar lebih banyak petani hutan yang memperoleh akses legal untuk mengelola lahan mereka dan bisa memberikan penghidupan yang layak bagi petani, tetapi juga mendorong keberlanjutan lingkungan.
"Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan agar tetap lestari sekaligus produktif untuk kesejahteraan bersama.Agar semakin maksimal saya dan Mas Heli akan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan program bisa terus berlanjut. Kami ingin Kota Batu menjadi contoh daerah yang berhasil dalam mengelola hutan dengan melibatkan masyarakatnya secara aktif," harap Cak Nur sapaan akrabnya.
Ini menurutnya SK KHDPK dapat memperkuat komitmen pemerintah dalam mendukung masyarakat yang bergantung pada sektor kehutanan. "Melalui legalitas dan program yang terarah,kesejahteraan petani hutan di Kota Batu akan semakin meningkat, membawa dampak positif bagi pembangunan daerah secara keseluruhan sesuai "Nawa Bhakti" kami dan mewujudkan Mbatu SAE," pungkasnya.(Gus/*)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1938)
- Plesir (26)
- Peristiwa (468)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2036)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1472)
- Jawa Timur (16423)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (289)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2750)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (33)
- Global (10)
- Pendidikan (207)
- Hukum (23)
