Pemkab Mojokerto Raih Tiga Penghargaan
- Posting Oleh indra
- Senin, 02 November 2026 15:11
Mojokerto(BM)-Pemerintah Kabupaten Mojokerto menerima tiga penghargaan JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026. Antara lain Terbaik 1 Pengembangan Pariwisata, Terbaik 1 Kesetaraan Gender serta Terbaik 2 Inisiatif Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Sosial. Ketiga prestasi yang diraih menjadi salah satu tonggok bahwa Pemkab Mojokerto terus berupaya meningkatkan dan mengoptimalkan pelayanan dan program bagi masyarakat Bumi Majapahit.
Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang hadir didampingi Nugraha Budhi Sulistya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto, Jumat (30/10) malam di Legacy Ballroom, Surabaya. Pada sesi wawancara, Bupati mengatakan bahwa kedepannya Pemkab Mojokerto terus meningkatkan kinerja dan pelayanan di berbagai sektor, termasuk pada sektor pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
"Pemkab Mojokerto akan terus meningkatkan pembangunannya, semoga akan muncul desa-desa wisata baru di Kabupaten Mojokerto, dan pertumbuhan sumber daya manusianya juga semakin naik ke depannya," ujarnya. Lebih dalam mengenai kepariwisataan dan desa wisata, Gus Bupati mengimbau kepada para jajaran OPD Kabupaten Mojokerto agar terus memberikan inovasi dan dukungan bagi desa-desa yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata.
"Kita berharap ada semacam inovasi khususnya dari OPD untuk kemudian memberikan dukungan kepada desa-desa yang memiliki upaya untuk meningkatkan desanya menjadi desa wisata," imbaunya Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar Satria Perdana, anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso, serta perwakilan Kodam V/Brawijaya.
Sementara itu, Plt Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati, menilai JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 menghadirkan terobosan melalui penggunaan data sebagai dasar penilaian. Bagi Herum, pendekatan ini memungkinkan prestasi kabupaten dan kota dinilai menggunakan tolok ukur yang jelas, bukan sekadar pertimbangan subjektif.(ina/dra)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1629)
- Keadilan (704)
- Hukrim (2081)
- Plesir (30)
- Peristiwa (489)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2102)
- Internasional (562)
- Sports (2002)
- Ekonomi (1542)
- Jawa Timur (16684)
- Weekend (25)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (63)
- Lifestyle (303)
- Catatan Metro (207)
- Opini (184)
- Fokus (464)
- Highlight (2)
- Timur Raya (15)
- Surabaya (2806)
- Kriminal (122)
- Pasar dan Mall (760)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (4)
- Event & Promo (15)
- Giat Prajurit (25)
- Wisata (35)
- Global (10)
- Pendidikan (229)
- Hukum (29)
