Mode Gelap
Image
Kamis, 04 Juni 2026
Logo
Situbondo Resmi dijadikan kabupaten UMKM oleh wamen UMKM RI
Wamen UMKM RI saat resmikan kabupaten Situbondo sebagai kabupaten UMKM disaksikan Bupati Situbondo

Situbondo Resmi dijadikan kabupaten UMKM oleh wamen UMKM RI

Situbondo.Berita Metro.id Kunjungan kerja Wakil mentri Usaha Mikro,kecil dan menengah Rebuplik Indonesia ( Wamen UMKM RI ) ke Kabupaten Situbondo.Wamen juga resmi Mendeklarasikan Situbondo sebagai Kabupaten UMKM.dengan didampingi Bupati Yuduf Rio Wahyu Prayogo.Jumat 04/07/25.

Hal tersebut disahkannya dengan ditandatanganinya prasasti Situbondo sebagai Kabupaten UMKM oleh Wamen UMKM RI.

Selain itu Wamen juga berdialog langsung dengan para pelaku UMKM lokal yang ada disitubondo.Didalam kesempatannya,Wamen menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginstruksikan kepada kementeriannya untuk menumbuhkan serta menaikkan kelas UMKM sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami diberikan tugas itu sehingga UMKM itu memang membuktikan dirinya, bahkan harus bisa ikut meningkatkan PDB," ujar Helvi kepada awak media.di lansir dari JatimTimes.

Wamen juga menyoroti adanya permasalahan klasik biasa terjadi,seperti permodalan dan akses pasar masih menjadi kendala utama UMKM,Hal tersebut termasuk yang ada di Situbondo.

Wamen menekankan betapa pentingnya kolaborasi multipihak sebagai solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah, sektor perbankan, hingga jaringan pemasaran online dan offline harus bersinergi agar UMKM mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

"Kami meramu ini dalam paket terpadu, yaitu kolaborasi semua pihak. Pemerintah daerah memiliki peran penting, terutama bagi kepala daerah yang wilayahnya masih memiliki tingkat kemiskinan ekstrem," ungkap Wamen Helvi.

Menurut Helvi, Situbondo memiliki keunggulan strategis karena memiliki lima sektor unggulan UMKM, yakni pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif (ekraf). Kondisi ini membuat Situbondo lebih unggul dibanding daerah lain yang hanya memiliki satu atau dua sektor utama.

"Pak Bupati tadi menyampaikan bahwa di Situbondo memiliki lima sektor unggulan. Itu luar biasa, dan jelas membutuhkan kolaborasi agar potensi ini bisa benar-benar digarap maksimal, sebab tidak semua dari memiliki sektor unggulan sebanyak ini," ujar Wamen Helvi.

Wamen UMKM RI juga menyampaikan bahwa beberapa pelaku usaha di Situbondo sudah menunjukkan kapasitas untuk menembus pasar global. Bahkan, ia melihat ada pengusaha muda yang sukses di industri kosmetik dan game online, namun masih berjalan secara mandiri tanpa dukungan sistematis dari pemerintah maupun lembaga keuangan.

"UMKM itu punya kelas, dari ultra mikro hingga menengah. Nah, yang sudah mulai masuk kelas menengah ini perlu kita jembatani agar terkoneksi dengan pengusaha besar," imbuh Halvi.

Dalam kesempatan tersebut Wamen juga memperkenalkan Smesco Indonesia, lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKM yang bertugas mendukung pemasaran dalam produk UMKM. menurutnya Smesco memiliki peran strategis sebagai fasilitator akses pasar dan pusat promosi dalam produk lokal, termasuk dari produk Situbondo.

"Smesco Indonesia kami perkuat fungsinya, dan kami padukan dengan kerja sama bersama retailer online untuk mempercepat distribusi produk UMKM ke pasar yang lebih luas," terang Wamen Halvi.

Ia pun berharap Situbondo bisa menjadi pilot project nasional pengembangan UMKM karena dinilai memiliki potensi dan komitmen kepala daerah yang kuat. "Kami akan bentuk tim teknis bersama tim dari Pak Bupati dan kementerian, semoga ini jadi percontohan nasional, Kabupaten UMKM," tutur Halvi.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Bupati Situbondo,Rio menyampaikan keyakinannya bahwa pengembangan UMKM di Situbondo adalah kunci utama untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Situbondo, yang saat ini masih di atas rata-rata Provinsi dan Nasional.

"UMKM bagi saya adalah juru selamat Kabupaten Situbondo. Yang sebelumnya biasa saja, sekarang harus naik kelas. Ini momentum besar untuk perubahan," kata Mas Rio dengan nada sangat optimis.

Mas Rio menyebutkan bahwa deklarasi Kabupaten UMKM bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari strategi nyata untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

"Kita sudah mulai ekspor, dan yang belum sedang dijajaki masuk ke jaringan pusat. Kami percaya, dengan kerja cepat dan kolaboratif, UMKM Situbondo bisa melompat jauh," tambah Mas Rio

Mas Rio juga menekankan bahwa ketika UMKM berkembang, maka lapangan pekerjaan juga akan meningkat. Menurutnya, hal itu secara otomatis akan mengurangi ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial yang selama ini justru menjadi jebakan kemiskinan terus menerus yang terpelihara.

"Peningkatan UMKM yang terarah tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial. Dengan pendekatan seperti ini, saya yakin kemiskinan akan terurai bahkan bisa hilang secara bertahap,"Tutupnya.

Dengan deklarasi ini, Kabupaten Situbondo resmi memulai langkah strategis menuju penguatan ekonomi lokal berbasis UMKM.( Sun ) 

Komentar / Jawab Dari