Mode Gelap
Image
Minggu, 19 April 2026
Logo
Diduga Depresi Persoalan Keluarga dan Mengidap Penyakit, Pria Paruh Baya Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri
Iptu. Edy Octavianus Mamoto, SH Kanitreskrim Polsek Tandes yang memimpin Olah tempat kejadian perkara (TKP) saat evakuasi korban

Diduga Depresi Persoalan Keluarga dan Mengidap Penyakit, Pria Paruh Baya Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

SURABAYA (BM) – Diduga dipicu persoalan keluarga dan mengidap penyakit jantung, seorang pria paruh baya mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dikamar mandi rumahnya di Jalan Sikatan XI no.4b Manukan Wetan, Kec. Tandes, Surabaya sekira pukul 11.45 WIB.

Iptu. Edy Octavianus Mamoto, SH Kanitreskrim Polsek Tandes yang memimpin Olah tempat kejadian perkara (TKP) menyampaikan, pihaknya berkordinasi dengan jajaran tiga pilar untuk mendatangkan tim inafis untuk olah TKP.

“Kami masih menunggu hasil visum dari pihak dokter dan belum bisa saya sampaikan apa motifnya, tapi untuk saat ini penanganan awal sudah kita lakukan dengan cepat dan tepat” ujarnya di TKP, Selasa (12/9/2023).

Iptu. Edy Octavianus menambahkan, dari keterangan pihak RW, dugaan sementara korban gantung diri karena persoalan internal keluarga.

“Korban sebelumnya juga habis menjalani opname karena riwayat penyakitnya” imbuhnya.

Dari informasi di TKP, korban bernama Rusito (61) karwayan swasta. Penemuan korban gantung diri pertama kali diketahui saksi yang sekaligus anak korban yang mengantar ibunya untuk mengantar minyak tanah ke dukuh kupang dengan mengendarai kendaraan R2. 

Sesampai dirumah, Ibunya (istri korban) yang merasa curiga karena dirumah sepi langsung mencari korban namun tidak menjumpai korban. Lalu anak beserta istri korban baru mengetahui keberadaan korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan cara mengantung diri di dalam kamar mandi berukuran 1,5 m x 1,5 m dengan cara menggantung di pipa ledeng yang dikaitkan di seutas kabel listrik berdiameter 2 mm, dengan panjang kabel kurleb 3 meter. 

Saat ini korban sudah dievakuasi menggunakan mobil PMI Kota Surabaya, dan korban dibawa ke RSUD Soetomo Surabaya guna visum.

Komentar / Jawab Dari